Memahami Drug Related Problems / Drug Therapy Problems

Apoteker yang bergelut di ranah klinik dan komunitas pastinya (dan sudah seharusnya) akrab dengan istilah yang satu ini : Drug Related Problems / Drug Therapy Problems atau permasalahan terkait obat atau permasalah terkait terapi obat pada pasien. Mari mengenal DRPs / DRPs lebih lanjut!

Continue reading

Advertisements

Bagaimana Cara Menggunakan Inhaler Yang Benar

Bagi Anda yang menderita asma kronik dan sering menderita serangan asma mendadak mungkin sudah akrab dengan pereda sesak saat serangan asma berikut : inhaler. Inhaler didesain sedemikian rupa supaya obat dalam bentuk aerosol dapat dihirup lewat mulut. Tujuannya agar sesak dapat diredakan segera. Obat akan langsung bekerja pada bronkus atau saluran nafas yang tersumbat/menyempit sehingga mengurangi efek samping dibandingkan dengan obat yang digunakan dengan diminum. Namun banyak sekali penggunaan inhaler yang kurang tepat, akibatnya efek melegakan pernapasan dari inhaler menjadi kurang optimal. Jadi bagaimana cara menggunakan inhaler yang benar? Baca artikel ini selengkapnya. Continue reading

Efek Samping ‘Obat Warung’ (Obat Bebas)

Masyarakat Indonesia lazim mendengar dan mengenal istilah ‘obat warung’, yaitu yang ditujukan pada obat-obatan yang dapat diperoleh secara bebas di di pasaran, termasuk di warung-warung pojok gang. Meskipun berstatus obat yang dapat diperoleh dengan bebas tanpa resep dokter dan digunakan ‘hanya’ untuk keluhan yang sifatnya ‘sepele’, ‘obat warung’ tetaplah suatu sediaan obat dengan karakteristik yang khas.

Sediaan obat (apapun bentuknya, termasuk obat tradisional), selain mengandung efek terapi juga tidak akan pernah lepas dari yang dinamakan efek samping. Efek samping obat adalah efek yang umum ditemui pada penggunaan obat dalam rentang dosis terapinya. Keberadaan, frekuensi,dan durasi munculnya efek samping bisa jadi berbeda pada tiap individu, tergantung pada dosis obat, frekuensi penggunaan, cara pakai, kondisi fisik pengguna, hingga genetis dari pasien. Efek samping yang muncul perlu dicermati gejala dan tandanya agar kita sebagai pengguna bisa mencegah dan mengatasinya dengan benar. Continue reading

Signifikansi Vitamin C : Review Bagi Para Farmasis/Apoteker

PENDAHULUAN

Vitamin C adalah mikronutrien esensial yang tidak dapat disintesis oleh manusia. Vitamin C dibutuhkan untuk biosintesis kolagen yang dibutuhkan untuk membentuk jaringan konektif/penghubung dan meningkatkan absorpsi zat besi (Fe). Selain itu, ia adalah antioksidan dan banyak studi yang dilakukan terus-menerus untuk mempelajari manfaat vitamin C. Vitamin C sering dipromosikan sebagai pencegah dan penanganan flu. Vitamin C defisiensi berakibat sariawan, suatu penyakit dengan konsekuensi parah yang bila dibiarkan tak tertangani dapat menyebabkan kematian.

Beruntung, banyak orang di negara maju memenuhi asupan harianvitamin C yang dipersyaratkan karenatersedianya diet sumber vitamin C. Kriteria dan rekomendasi vitamin C direvisi pada tahun 2000 dikarenakan beberapa studi yang terbit setelah ditetapkannya Recommended Dietary Allowance (RDA) atau Rekomendasi Asupan. Continue reading

Ukuran Bobot dan Ukuran Tubuh Bayi dan Anak

Bagi seorang apoteker klinik dan komunitas, informasi mengenai bobot dan ukuran tubuh pasien sangat bermanfaat untuk menetapkan kesesuaian dosis terapi obat agar tercapai terapi yang rasional (terjamin efikasi/manfaat dan keamanan penggunaan obat).

Berikut adalah ukuran/metrik dari bobot dan ukuran tubuh bayi dan anak Indonesia yang disadur dari ISO Indonesia Vol. 45, 2010-2011. Yang dimaksud ‘Bayi’ adalah usia 0 bulan hingga 12 bulan sedangkan ‘anak’ adalah usia 1 tahun hingga 15½ Tahun.

Usia dalam

Pria

Wanita

Tahun

Bulan

Bobot (Kg)

Panjang (Cm)

Bobot (Kg)

Panjang (Cm)

0

0

3,1

48

3,0

48

0

1

4,2

52

3,8

52

0

2

5,2

56

4,8

56

0

3

5,9

59

5,4

57

0

4

6,4

61

6,1

61

0

5

6,9

63

6,5

62

0

6

7,3

64

6,8

63

0

7

7,5

65

7,1

64

0

8

7,6

66

7,4

66

0

9

7,7

67

7,5

67

0

10

8,0

69

7,6

68

0

11

8,0

70

7,8

69

0

12

8,2

71

8,0

70

1

0

8,1

71,3

7,6

71,3

2

0

9,6

79,4

9,3

78,4

3

0

11,4

86,4

11,0

85,3

4

0

13,0

93,5

12,6

92,5

5

0

14,4

101,9

14,2

100,0

6

0

15,8

108,0

16,2

105,7

6

6

16,6

109,5

16,7

109,5

7

6

18,9

114,1

17,5

114,5

8

6

20,9

117,0

20,0

120,4

9

6

22,0

125,1

21,9

125,9

10

6

23,9

128,2

24,7

129,6

11

6

26,9

131,5

28,4

136,8

12

6

29,1

137,4

32,6

141,4

13

6

33,0

143,0

37,0

146,8

14

6

40,0

151,3

40,8

149,8

15

6

42,3

157,2

42,5

152,2

Studi Penggunaan Obat Inhibitor Pompa Proton : Lansoprazole

Beberapa bulan ini saya mencermati resep yang masuk ke Apotek Sentral di rumah sakit tempat saya bekerja. Sering sekali saya temukan peresepan lansoprazole kapsul dengan signa dua kali atau tiga kali sehari. Inilah yang membuat saya tergelitik mengutak-atik pustaka.

Continue reading

Hipertensi : Suatu Petunjuk Praktis Meningkatkan Kepatuhan Pengobatan Antihipertensi

Bagi para farmasis klinik, kepatuhan pengobatan pasien, terutama pada pasien dengan penyakit kronik mrupakan faktor yang sangat krusial agar tujuan terapi dapat tercapai. Di sini tentu sangat diperlukan peran serta aktif dari farmasis. Tidak hanya diperlukan kapasitas & kompetensi multidisiplin ilmu yang baik seperti farmakoterapi dan pharcovigilance namun juga diperlukan kemampuan komunikasi terhadap pasien yang baik.

Berikut ini merupa materi yang saya comot dari suatu web yang menyediakan continuing education bagi para farmasis yg saya rasa sangat bermanfaat bagi para farmasis khsusunya farmasis klinik dan komunitas. Maaf saya belum sempat men-translate-nya karena keterbatasan waktu. Selamat belajar!

Continue reading