Bangkitlah Dari “Jatuh” dan Mulailah “Membangun”…

CINTA.

Ya…seharusnya bukan dengan preposisi “jatuh”, tapi “membangun”

Ya…seharusnya “membangun cinta”, bkn “jatuh cinta”

Jatuh Cinta..

sejak awal ia adalah suatu kesakitan..

sesaat terasa indah di awal, pada akhirnya adalah kesemuan..

jatuh..& ia membuat kita terperosok semakin dalam dalam palung yg gelap.. menjauhkan sang korban dengan perlahan dari nur & huda Sang Maha Pencipta, Pemilik, Pemelihara, & Maha Pencabut Cinta..

ia adalah pintu murkaNYA..

 

Membangun Cinta..

sejak awal terjadinya ia adalah suatu proyek,rangkaian proses mencapai cita-cita mulia : ridhoNYA..

ia dibentuk  dgn visi, direncanakan, dibangun, & disempurnakan..

membangun,tentu dgn benar,tentu dgn nur & huda Sang Maha Pencipta, Pemilik, Pemelihara, & Maha Pencabut Cinta..

& ia akan membuat kita semakin kuat, kokoh…

tiap prosesnya adalah sarana pendewasaan, pendekatan dan perwujudan syukur padaNYA..

ia adalah pintu kasih & sayangNYA..

 

maka segera bangkitlah dari “jatuh” & mulailah “membangun”..

 

Allohumma ya mushorrifal qulub,

shorrif qulubana alaa tho’athik..

Ya Alloh yang Maha Memalingkan hati ,

palingkanlah hati kami dalam keta’atan kepada-Mu..

 

Bandung, 11 Des 2011, 22:49

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s